Beragam Kuliner Datang Lagi. Bakso Hamil dan Bakso Beranak Lagi Heboh di Banyuwangi!

angsa Indonesia tak pernah lelah dalam menghasilkan kuliner yang menggoyang lidah. Tidak cuma itu aja, kreativitas masyarakat Indonesia dalam menciptakan kuliner unik juga tiada duanya. Macam-macam olahan makanan yang enak dan aneh tak henti-hentinya ditawarkan. Lama-lama orang Indonesia bisa pada kegemukan kalau makanannya enak terus. Hehehe.

Salah satu kuliner favorit kita semua adalah bakso. Selain harganya murah, rasanya juga juara. Nah, kamu sering dengar ‘kan bakso-bakso yang bentuknya super besar. Namanya juga macam-macam, dari Bakso Granat, Bakso Klenger hingga Bakso Astaghfirulloh! Edan bener nih pada bikin baksonya. Tapi nggak ada sih yang bisa ngalahin bakso yang satu ini. Antara kaget dan pengen ketawa, yuk kita cicipin ‘Bakso Hamil’ dan ‘Bakso Beranak’ ini!

Jaman sekarang memang ukuran bakso makin nggak manusiawi ya. Sudah seukuran kepala bayi aja dirasa kurang besar. Nah, di Banyuwangi lagi rame Bakso Hamil dan Bakso Beranak. Halooo, yang ngawinin siapa ya kok bisa hamil?

Jadi begini, kenapa namanya Bakso Hamil karena baksonya berukuran super jumbo, yakni beratnya mencapai 2 kg! Mampus bisa meledak tuh perut. Tapi tenang, porsinya bisa buat banyak orang kok. Bisa buat 15 orang kalau ukuran yang terbesar. Mantep kalau dimakan rame-rame bareng keluarga atau temen. Kalau Bakso Beranak nggak segede Bakso Hamil. Cuma setengah kilogram aja beratnya. Tapi keunikannya ada bakso-bakso kecil dan telur ayam yang berada dalam satu bakso gede. Lucu kan, ada 7 anak bakso di sana. Kocak sih ini~

Menabung Yang Tepat Agar Kebeli Rumah

Gak ada yang menyangkal bahwa punya rumah itu penting! Tapi, kadang untuk mewujudkannya gak semudah kita membeli barang yang lainnya. Dibutuhkan uang ratusan juta bahkan miliaran rupiah untuk membeli sebuah hunian. Apa solusinya? Menabung! Ya benar sekali. Tapi, rajin menabung saja gak cukup. Pasalnya, laju tabungan kita gak sebanding dengan lajunya kenaikan harga-harga, ada faktor inflasi dan laju kenaikan gaji yang gak sejalan.

Selain menabung, diperlukan upaya yang lain, yakni investasi. Dengan berinvestasi, apa pun tujuan keuangan kamu, sebut aja punya rumah, bisa dicapai. Begitulah yang disampaikan konsultan keuangan dari Schroders Indonesia, Adrian Maulana, di acara yang digelar Rumah123, di Gedung 88, Kota Kasablanka, Jakarta.

Menurut Adrian, dengan menyisihkan 10 persen aja dari gaji setiap bulan, sebenarnya kamu sudah bisa berinvestasi di reksa dana. Sebenarnya Adrian menyarankan 20 persen dari gaji itu untuk pos dana darurat, investasi, dan asuransi. Dengan berinvestasi, kamu akan bisa mencapai dana yang dibutuhkan untuk punya rumah atau sekadar dana untuk uang muka (DP)-nya aja.

Masalahnya, untuk meyisihkan 10 persen penghasilan itu gak mudah. Alasannya, banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Ada cara yang bisa memudahkannya, yakni dengan debet otomatis sejumlah dana yang ingin kamu investasikan. Cara ini efektif bagi kamu yang bekerja sebagai karyawan atau pegawai. Kalau buat kamu yang berprofesi sebagai wirausaha, segera sisihkan 10-15 persen setiap penghasilan yang kamu dapat. Emang butuh komitmen yang tinggi sih untuk bisa melaksanakan hal ini. Pasalnya, gak ‘dipaksa’ sistem komputer untuk mendebetnya.

Saran Adrian untuk berinvestasi reksa dana juga disarankan oleh perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie, di Harian Kompas, Menurut Prita yang sangat menyukai produk keuangan reksa dana ini, berbagai reksa dana dapat dicocokkan dengan tujuan keuangan kita. Produk reksa dana dijual dengan harga terjangkau, mulai dari Rp100.000. Pembelian bisa dilakukan melalui jalur konvensional, yaitu bank ataupun perusahaan manajemen investasi (semisal Schroders Indonesia, tempat Adrian Maulana bekerja), ataupun secara digital.

Penyesuain jenis reksa dana, mulai dari pasar uang hingga saham, harus dilakukan dengan faktor profil risiko dan jangka waktu lamanya investasi, sehingga tujuan keuangan kamu bisa tercapai. Dalam hal ini dibutuhkan konsultan atau perencana keuangan semacam Adrian atau Prita.

Selain investasi reksa dana, Prita menyarankan 4 alternatif jenis investasi yang lain, yakni

Logam Mulia (LM)

Investasi LM lebih terstandardisasi untuk kebutuhan investasi ketimbang emas perhiasan atau berlian. harga LM mengalami kenaikan 7,36 persen. Tapi, Prita gak menyarankan LM untuk investasi jangka pendek karena memiliki risiko fluktuasi harga. LM bisa dialokasikan untuk dana darurat setelah kamu punya tabungan. Selain itu, LM juga juga cocok sebagai aset untuk bertahan melawan inflasi.

Saham

Investasi saham sangat cocok untuk tujuan keuangan jangka panjang (di atas 10 tahun). Pasalnya, bisa memberikan imbal balik yang lebih besar. Potensi keuntungan berinvestasi langsung pada saham bisa melebihi rata-rata tingkat inflasi. Mau contoh? Saham perusahaan Unilever bisa memberikan kenaikan total return 941 persen selama 10 tahun terakhir ini. Di periode yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan mengalami kenaikan total 131 persen.

Meskipun imbal balik dari investasi saham itu lebih besar, tapi risikonya juga tinggi. Untuk itu, menurut Prita, kamu harus memahami terlebih dulu dan menyesuaikannya dengan profil risiko dan tujuan keuangan kamu. Salah memilih saham, kerugiannya bisa gak sedikit. Bahkan bisa bikin kamu jadi kapok berinvestasi. Saran dari Prita, kalau kamu ingin memilih invesatasi saham, maka pahami usaha yang dijalankan oleh emiten. Misalnya, kalau kamu suka belanja di supermarket, bisa kamu pilih saham perusahaan yang menjual produk rumah tangga.

Merintis Start-up

Memulai usaha rintisan atau start-up juga merupakan investasi. Modal awal yang kamu alokasikan, itu merupakan investasi. Bagusnya kamu punya usaha rintisan, kamu jadi bisa mengisi waktu senggang dengan kegiatan produktif. Tapi, pahami juga bahwa investasi pada bidang usaha itu berisiko paling gede dibandingkan dengan jenis investasi yang lainnya.
Peminjaman Uang Antarpihak atau Peer to Peer Landing

Kalau bikin usaha rintisan sendiri kamu rasakan ribet, alternatif lain yakni berinvestasi melalui platform peer to peer alias P2P. Kamu menempatkan sejumlah dana dengan harapan menerima imbal balik lebih besar daripada produk perbankan. Potensi pengembalian bisa aja bervariasi, tergantung dari usaha atau kegiatan apa yang kamu beri pendanaan. Begitu juga dengan durasi investasinya. Risiko investasi pada platform ini tentu aja lebih besar ketimbang risiko investasi di deposito misalnya.

Dengan memahami jenis-jenis investasi tersebut di atas, maka kamu bisa menentukan pilihan investasi yang tepat agar terkumpul dana buat beli rumah. Jangan lupa, bahwa berapa pun gaji kamu, sedikit atau banyak, semua orang pada dasarnya bisa berinvestasi, asalkan mau (ada niat kuat).

Inspirasi Fashion Hijab Persegi untuk Berbuka Bersama

Sejak awal Ramadan, Anda mungkin sudah menerima beberapa undangan buka bersama. Jika iya, maka Anda tidak sendiri karena banyak orang sudah memusingkannya.

Pertama karena jadwal buka bersama terkadang berbentrokan. Kedua, mungkin Anda juga bingung pakaian yang harus dipakai.

Masa iya mau pakai pakaian yang sama? Namun sebenarnya dari satu pakaian dan hijab, Anda bisa memiliki beberapa gaya, lho. Tidak percaya? Simak tutorial hijab untuk buka bersama Ramadan berikut ini.

Sisi Positif Dan Negatif Televisi

elevisi saat ini adalah sarana elektronik yang paling digemari dan dicari orang. Untuk mendapatkan televisi tidak lagi sesusah zaman dahulu dimana perangkat komunikasi ini adalah barang yang langka dan hanya kalangan tertentu yang sanggup memilikinya. Saat ini televisi telah menjangkau lebih dari 90 persen penduduk di negara berkembang. Televisi yang dulu mungkin hanya menjadi konsumsi kalangan dan umur tertentu saat ini bisa dinikmati dan sangat mudah dijangkau oleh semua kalangan tanpa batasan usia. Siaran-siaran televisi akan memanjakan orang-orang pada saat-saat luang seperti saat liburan, sehabis bekerja bahkan dalam suasana sedang bekerjapun orang-orang masih menyempatkan diri untuk menonton televisi. Suguhan acara yang variatif dan menarik membuat orang tersanjung untuk meluangkan waktunya duduk di depan televisi. Namun dibalik itu semua dengan dan tanpa disadari televisi telah memberikan banyak pengaruh negatif dalam kehidupan manusia baik anak-anak maupun orang dewasa. Kita harus berhati-hati sebab televisi selain bisa menjadi teman yang baik bisa juga menjadi musuh yang menghanyutkan.
Dalam sebuah survei yang dilakukan lebih dari setengah anak-anak di AS mempunyai televisi di kamar mereka. Usia remaja paling banyak menonton televisi di kamar dan hampir sepertiga anak-anak pra sekolah mempunyai televisi di kamar mereka dan menghabiskan lebih banyak waktu untuk menonton televisi. Disebutkan juga adanya beberapa orang siswi sebuah sekolah yang bergantian bolos dari sekolah demi menonton sebuah tayangan opera sabun di televisi. Di Indonesia mungkin tidak sampai menjangkau persentase sebesar ini namun pengaruh televisi juga telah banyak membentuk pola pikir dari anak-anak Indonesia pada umumnya dan gereja pada khusunya. Dalam tayangan televisi saat ini terdapat banyak gaya kehidupan setan seperti kekerasan yang membuat bulu kuduk merinding, vulgaritas, kejahatan, kebencian, seks bebas, penipuan, tatanan rambut yang radikal, dan lain-lain. Orang yang semakin sering menonton tayangan-tayangan seperti itu pada akhirnya akan menerima hal itu sebagai sesuatu perbuatan yang normal. Dalam hal ini televisi telah menjadi propaganda terpenting yang dipakai setan saat ini terhadap manusia termasuk orang Kristen baik dewasa maupun anak-anak. Tidak bisa disangkal bahwa dewasa ini televisi adalah salah satu guru elektronik bagi anak-anak maupun orang dewasa. Apa yang harus dilakukan keluarga Kristen untuk mengatasi berbagai problema yang diakibatkan oleh tontonan televisi?

  1. Sisi Positif Yang Bisa Diberikan Televisi bagi kita

Televisi hadir sebagai sarana untuk memperlancar hubungan dan komunikasi antar manusia. Banyak perubahan dan kemajuan yang terjadi pada masyarakat abad kedua puluh dengan datangnya media masa televisi.

Televisi menghibur kita.

Pada dasarnya fungsi televisi adalah memberikan hiburan yang sehat serta pengetahuan kepada pemirsanya. Tidak bisa dipungkiri bahwa manusia adalah makhluk yang membutuhkan hiburan. Raja Salomo menyadari betapa pentingnya warna dalam hidup ketika dia berkata, “ Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa-pun di bawah langit ada waktunya. Ada waktu untuk lahir…, ada waktu untuk tertawa,… ada waktu untuk menari,… (Pengkhotbah 3:1-8). Salomo tidak hanya membicarakan spiritualitas tetapi juga hiburan. Hiburan merupakan salah satu bagian dari hidup orang-orang dalam Perjanjian Lama. Ketika bangsa Israel keluar dari Mesir mereka menari-nari, saat raja Saul merasa bersedih dan hatinya galau dia dihibur oleh Daud, ketika Tabut Perjanjian kembali ke tangan bangsa Israel, raja Daud menari-nari. Hidup akan berwarna bila ada hiburan. Televisi sebagai salah satu sarana hiburan sangat dibutuhkan semua orang. Hiburan-hiburan yang sehat yang ditayangkan di televisi seperti musik, film, infotainment dan lain-lain sangat bermanfaat unutk mencairkan kejenuhan setelah sehari bekerja keras. Hal itu membuat pikiran kita kembali segar dan melupakan sejenak kelelahan sepanjang hari. Dahulu pada saat kita hanya memiliki stasiun TVRI (Televisi Republik Indonesia) orang-orang sangat kehausan hiburan dan terasa sekali betapa berharganya setiap acara hiburan yang ditayangkan. Contohnya drama seri Kisah Serumpun Bambu, Film Cerita Akhir Pekan, film dokumenter seperti Dian Rana, Flora dan Fauna, musik hiburan seperti Aneka Ria Safari, dan lain-lain adalah tayangan hiburan sehat yang jam tayangnya sangat ditunggu-tunggu.

Sisi Negatif Yang Bisa Diberikan Televisi Bagi Kita

Pengaruh yang tercipta oleh media televisi bisa mempercepat kehancuran nilai-nilai agama dan moral tradisional dari pemirsanya.

Televisi Bisa Melukai dan Merusak Peradaban Kita.

Komunikasi tanpa batas telah banyak mengakibatkan pergeseran moral. Banyak tayangan televisi saat ini yang sudah kehilangan fungsi. Yang seharusnya memberikan hiburan untuk membangun ahklak malah melukai pemirsa baik-anak-anak maupun dewasa. Yang seharusnya televisi itu dibuat dan dirancang sebagai pendukung moral namun pada kenyataannya tidak demikian yang terjadi. Televisi menjadi pusat komersial nomor satu. Acara-acara dikemas untuk bisa dijual ke publik . Kemasan acara-acara penjadi persoalan selera bagi beberapa produser atau pihak stasiun televisi. Bagi mereka yang penting adalah rating acara tetap tinggi sehingga membuat acara semenarik mungkin untuk menggoda emosi dan selera pemirsa. Banyak acara-acara yang berkualitas namun karena tidak memiliki nilai jual yang tinggi, pihak stasiun televisi enggan untuk membeli. Hal ini sangat disayangkan. Program acara yang ditayangkan banyak yang melukai moral, martabat dan juga fisik manusia. Banyak acara televisi yang sama sekali tidak menghargai kehidupan bermasyarakat dan beragama. Banyak yang tidak lagi mengejar impian dan nilai-nilai moral tetapi sebaliknya menyerap nilai-nilai yang menyimpang dari masyarakat yang sakit. Mengajarkan orang bagaimana berbuat licik, jahat, membunuh, seni berbohong.

Meyakin Kan Dengan Bisnis Anda?

Apa yang harus disiapkan lagi untuk membangun bisnis yang bisa tumbuh dan berkembang dalam jangka panjang?” Inilah pertanyaan yang saya sampaikan kepada para karyawan yang memilih untuk menjadi pensiunpreneur. Pertanyaan yang membuat mereka terdiam dan berfikir karena pada dasarnya, resources atau sumber daya untuk berbisnis sudah disiapkan, minimal 5M yaitu man, money, machine, method dan material.

Dengan tegas saya sampaikan bahwa mereka harus punya keyakinan yang kuat terhadap bisnis yang dipilih. Kenapa demikian? Hal ini penting untuk dipertimbangkan oleh para entrepeneur di Kota Bandung untuk membangun bisnis mencapai profit, people, planet, sustainability serta tumbuh dan berkembang.

Yakin…..

Bagi saya, pelajaran berbisnis dari para entrepeneur sukses adalah mereka yakin dengan pilihan bisnis yang sudah diambil. Keyakinan ini didasarkan kepada lima hal yaitu talent yang terdiri dari potensi diri dan juga passion. Itu yang pertama. Mereka yakin bahwa bisnis property, sebagai satu contoh, sesuai dengan potensi diri yang dimiliki masing-masing entrepeneur. Setelah itu, ada rasa senang dan menikmati setiap proses yang ada dalam perusahaan tersebut

Kedua, mereka yakin karena memiliki pengetahuan yang kuat tentang bisnis tersebut. Pengetahuan yang berhubungan dengan bisnis dan lingkungan bisnis yang mereka pilih serta manajemen yang akan digunakan dalam setiap proses bisnis. Pengetahuan tentang proses dalam manajemen itu sendiri yang seringkali diringkas dengan POAC: planning, organizing, actuating serta controlling. Demikian juga dengan fungsi manajemen yaitu manajemen keuangan, pemasaran, operasi dan juga sumber daya manusia.

Ketiga, mereka yakin karena memiliki keterampilan yang dibutuhkan dalam menjalankan bisnis. Keterampilan ini tidak hanya sekedar bisa, tetapi harus expert atau ahli dengan indikator 10000 jamg terbang, yang seringkali disebut dalam buku “Outliers” karya Malcolm Gladwell. Skill untuk mengelola keuangan, pemasaran, proses bisnis dan HR. Juga skill dalam kepemimpinan, managerial skill, decision making process, communication skill dan lain-lain yang relevan dengan bisnis para entrepeneur.

Keempat, mereka yakin karena memiliki attitude atau sikap yang positif dan benar dalam menjalankan bisnis. Sebagai contoh, sikap dalam bisnis yang masih start up, harus bisa totalitas dalam bisnis, fokus dalam menjalankan bisnis. Kelima yakin karena memiliki morale yang tinggi yaitu disiplin yang kuat serta antusiasme yang tinggi.

Dampak dari keyakinan ini adalah setiap entrepeneur benar-benar memberikan seluruh tenaga, waktu dan fikiran dalam menjalankan usaha mereka sampai usaha benar-benar bisa berjalan sendiri dengan manajemen sistem yang kuat. Inilah yang menjadi tantangan setiap entrepeneur.

Oleh karena itu, dikelas perdana GIMB Entrepeneur School, saya akan selalu menanyakan tentang keyakinan setiap entrepeneur muda terhadap bisnis mereka sebelum dilanjutkan belajar bisnis dan lingkungan bisnis serta manajemen bersama saya. Fakta menunjukkan bahwa bila mereka sudah yakin dengan bisnis yang sudah dipilih, maka akan serius mengikuti kelas dan totalitas mendalami materi sampai dengan mengimplementasikan dalam bisnis mereka.

Itulah salah satu kunci sukses entrepreneur di Kota Bandung untuk membuat bisnis mereka sukses sesuai dengan indikator profit, people, planet, sustainability dalam jangka waktu panjang yaitu minimal 10 tahun kedepan serta bisnis yang tumbuh dan berkembang dari skala mikro, kecil, menengah dan besar. Sukses buat kita semua……