13 Cara Travelling Seru dan Menyenangkan di Bulan Puasa. Mau Coba?

Siapa bilang travelling di bulan puasa itu nggak enak? Dengan mengikuti tips berikut, buat kamu yang mengikuti puasa Ramadan ataupun nggak tetap bisa nyaman travelling lho. Yuk, simak tipsnya!

1. Jangan lewatkan sahur!

Meskipun kamu sudah terbiasa untuk berpuasa seharian penuh tanpa sahur, tapi untuk momen kali ini yaitu sedang travelling, cobalah untuk tidak melewatkan sahur. Nggak mau kan lagi jalan-jalan, eh, kamu malah lemas karena nggak sahur. Sahur itu jadi kewajiban utama buat kamu yang travelling saat sedang berpuasa.

2. Makan sahur yang bergizi

Karena kamu lagi jauh di rumah, jadi, pastikan kondisi tubuh selalu dalam keadaan fit saat sedang berpuasa. Selain menjaga waktu istirahat, pastikan juga kamu mengkonsumsi makanan sahur yang bergizi untuk menjaga stamina selama travelling. Dengan menjaga gizi makanan sahur, kamu bisa tetap fit jalan-jalan walau sedang berpuasa.

3. Cari lokasi tempat bermukimnya warga Muslim

Meskipun kamu travelling ke negara yang mayoritas penduduknya non muslim, tapi coba deh cari tempat yang banyak penduduk Muslimya. Di sana bisa jadi tempat kamu cari menu berbuka puasa untuk menemukan berbagai makanan halal. Lagipula, kamu juga bisa punya pengalaman berbeda dengan ngerasain sensasi kehangatan dan tradisi bulan Ramadan di tempat baru, kan?

4. Rasakan momen berbuka puasa bersama di masjid setempat

Selain mengunjungi daerah Muslim, ada cara lain juga untuk merasakan sensasi Ramadan yang berbeda, yaitu dengan mengunjungi masjid-masjid setempat yang sangat ikonik. Selain bisa memperkaya pengetahuan, kalau beruntung, kamu juga bisa mendapatkan ta’jil gratis dan bisa merasakan berbuka puasa dengan tradisi berbuka puasa yang baru dari tempat asalmu. Tawaran menarik, kan?

5. Alokasikan budget jajan untuk hal menarik lainnya

Salah satu keuntungan travelling saat berpuasa adalah ada budget yang tersisa. Jadi, budget jajan di siang hari yang udah kamu tentukan bisa dialokasikan untuk ngabuburit atau mempersiapkan menu berbuka atau bahkan mengunjungi tempat yang lebih banyak lagi. Biasanya, salah satu godaan saat berpuasa adalah membeli jajanan yang ditemukan sepanjang perjalanan. Kalau lagi berpuasa, kamu pasti nggak bakalan deh tergoda untuk beli ini itu, jadi budget-nya bisa untuk yang lain, deh!

6. Bawa barang nyaman saat berjalan-jalan tengah hari

Saat kamu travelling saat sedang berpuasa, usahakan untuk tetap membuat dirimu nyaman sepanjang hari. Kalau memang rencanamu adalah mengunjungi banyak tempat dan menggunakan backpack atau carrier untuk berpindah-pindah tempat dalam perjalanan kali ini, pastiin kamu sudah packing dengan rapih dan juga ringkas. Jangan bawa terlalu banyak barang yang bisa memberatkanmu dan membuatmu cepat lelah selama travelling.

7. Catat waktu imsak dan berbuka di tempat tujuan

eda kota aja pasti udah berbeda waktu imsak dan waktu berbuka puasanya, apalagi kalau kamu lagi travelling ke luar negeri! Nah, sebelum kamu berangkat, jangan lupa juga untuk catat waktu imsak dan berbuka di tempat tujuanmu. Terlebih lagi saat kamu travelling ke negara mayoritas non muslim, bisa jadi kamu akan jarang mendengar adzan dan membuatmu lupa waktu berbuka. Lebih baik, semuanya sudah dipersiapkan dari rumah.

8. Bawa vitamin

Saat berpuasa, pasti kandungan gula dalam tubuh lebih rendah, makanya nggak heran tubuhmu jadi lebih cepat lemas, apalagi kalau lagi travelling. Nah, agar kegiatan jalan-jalanmu nggak terganggu, jangan lupa bawa dan konsumsi vitamin saat berbuka dan saat sahur agar kondisi tubuhmu bisa terus fit.

9. Kandungan air putih yang banyak saat sahur sangat penting

Jalan-jalan di siang hari biasanya membuat orang lebih cepat haus dan dehidrasi. Tapi, selama puasa, kamu bisa menyiasati hal tersebut dengan mengkonsumsi kandungan air putih yang cukup saat sahur dan berbuka puasa. Selain menghindari panas dalam, kamu juga nggak perlu khawatir akan dehidrasi saat banyak jalan kaki di tengah waktu puasa.

10. Kurangi berjelajah saat di tengah hari

Siang hari memang waktu yang paling pas untuk menjelajah. Namun, kalau momen travelling ini bertepatan saat kamu berpuasa, cobalah untuk mengatur kembali jadwalmu. Usahakan untuk mengunjungi tempat-tempat wisata indoor di siang hari dan mengunjungi wisata outdoor di pagi hari, sore hari atau bahkan malam hari agar tubuhmu nggak langsung terkena paparan sinar matahari yang bisa membuat dehidrasi dan bisa membuatmu bisa lebih tahan seharian.

11. Berhati-hati saat membeli makanan sahur dan berbuka puasa

Jika kamu tinggal di daerah yang jauh dari lingkungan Muslim, pastikan kamu lebih berhati-hati saat membeli makanan sahur dan berbuka puasa. Tak ada salahnya untuk selalu memastikan kehalalan makanan tersebut agar puasamu bisa tetap lancar sepanjang hari.

12. Saat nggak berpuasa, bawalah cadangan makanan di tas

Berbeda halnya dengan yang berpuasa, untuk kamu yang nggak menjalankan ibadah puasa atau sedang berhalangan, ada baiknya untuk siap sedia camilan di tas saat jalan-jalan di siang hari, terutama untuk kamu yang travelling ke daerah yang mayoritas penduduknya Muslim. Bisa jadi, di bulan Ramadan nanti, ada banyak resto yang tutup. Daripada kamu  kesulitan mencari makan di siang hari, lebih baik sudah siapkan dulu bekal makan yang udah kamu beli dari malam hari, seperti sandwich atau roti. Jangan lupa juga untuk menghormati warga setempat dengan nggak makan di depan tempat umum, terutama di daerah yang kental dengan agama Islamnya.

13. Sesuaikan pakaian

Celana pendek dan kaos memang setelan yang pas untuk travelling di musim panas. Tapi, kalau kamu travelling-nya pas bulan Ramadan, usahakan untuk menyesuaikan pakaian dengan kondisi setempat, terutama kamu yang travelling ke daerah berpenduduk Muslim. Umumnya, warga setempat akan berpakaian lebih sopan dan mengharapkan hal yang sama dari para traveller. Jadi, cobalah untuk berbaur dan menyesuaikan diri.

Oops, Peneliti Sebut Daun Teh Bermanfaat untuk Cegah Kanker Paru

Kamu doyan menyeduh teh langsung dari daunnya? Penelitian menyebut kebiasaan ini memiliki banyak manfaat positif, salah satunya adalah mencegah terserang kanker paru-paru.

Sudhagar Pitchaimuthu dari Swansea University, Inggris, menyebut menyeduh teh langsung dari daunnya membuat partikel yang bernama quantom dots terserap oleh tubuh. Partikel inilah yang disebut sebagai kunci untuk menghancurkan sel-sel kanker di paru-paru.

“Penelitian kamu menemukan bahwa ekstrak daun teh yang diseduh mengeluarkan partikel quantum dots yang tidak ditemukan jika menyeduh teh dari kantong,” ungkap Sudhagar, dikutip dari India Times.

Partikel ini berukuran sangat kecil, 400 kali lebih tipis daripada rambut manusia. Tidak beracun, partikel ini justru menghambat pertumbuhan sel-sel kanker dan membuatnya hancur.

Dalam penelitian yang dipublikasikan di jurnal Applied Nano Material, peneliti menyebut nanopartikel quantom dots mampu menghancurkan hingga 80 persen sel kanker yang ada di tubuh.

Tak hanya itu, peneliti juga menyebut manfaat sehat teh lebih besar didapat jika diseduh langsung dari daunnya. Meski begitu, dibutuhkan penelitian lanjutan untuk memastikan berapa dosis quantum dots yang efektif untuk mencegah kanker.

Pesawat Citilink Layani Penerbangan di Bandara Kertajati Pada Musim Mudik

Maskapai Citilink akan melayani penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) di Kertajati, Majalengka. Vice President Corporate Secretary and CSR Citilink Indonesia, Ranty Astari Rachman mengatakan, kehadiran Citilink di bandara baru ini untuk memberikan pilihan destinasi dan memudahkan akses transportasi udara bagi penumpang yang tinggal di Jawa Barat bagian timur dan Jawa Tengah bagian Barat selama musim mudik Lebaran. Ranty mengaku Citilink telah mengantongi izin dari Kementerian Perhubungan untuk melayani penerbangan di Bandara Kertajati. Bahkan, menurut Ranty, Citilink merupakan maskapai pertama yang mendapat izin dari pemerintah untuk melayani penerbangan dari bandara tersebut. “Bandara Kertajati di Majalengka merupakan bandara komersial kedua di Jawa Barat setelah Bandara Husein Sastranegara di Bandung. Kehadiran Citilink Indonesia untuk rute penerbangan Surabaya – Kertajati selama musim mudik lebaran ini diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan transportasi masyarakat yang tinggal di daerah Cirebon dan sekitarnya,” ujar Ranty dalam keterangan tertulisnya, Ranty menambahkan, penerbangan Citilink untuk rute Kertajati-Surabaya akan mulai terbang ,dengan menggunakan pesawat Airbus A320 berkapasitas 180 penumpang. “Meskipun rute penerbangan ini sifatnya merupakan extra flight selama peak season lebaran , manajemen akan terus melihat prospek kedepannya untuk prospek penambahan jadwal penerbangan, frekuensi bahkan rute-rute baru dari Kertajati,” kata Ranty. Penerbangan Surabaya-Kertajati Citilink dengan nomor penerbangan QG 9820 dari Bandara Juanda, Surabaya dijadwalkan pukul 05.25 WIB dan tiba di Bandara Kertajati pukul 06.55 WIB pada setiap harinya. “Sedangkan, untuk penerbangan QG 9821, Kertajati-Surabaya dijadwalkan berangkat pada pukul 07.25 WIB dan tiba di Surabaya pada pukul 08.55 WIB,” ucap Ranty.

Menikmati Beningnya Pantai Sulamadaha, Secuil Surga di Timur Indonesia. Keren Banget

Sudah bukan rahasia lagi kalau panorama alam di Indonesia bagian timur memang begitu memesona. Siapa yang menyangsikan keindahan Pulau Komodo, Pantai Pink, Pantai Ora atau Raja Ampat? Bisa dibilang, keindahan alam Indonesia sebagian besar berada di Indonesia bagian timur. Sepakat?

Tak cuma di Nusa Tenggara dan Papua, cuilan surga juga bisa kamu temukan di Maluku Utara. Salah satu destinasi yang kece banget adalah pantai Sulamadaha di Ternate. Beberapa waktu belakangan, pantai ini sering nongol di timeline Instagram. Sebuah bukti bahwa traveler dari kota-kota besar telah ‘menginvasi’ pantai tersebut. Kaya apa sih pantai Sulamadaha yang terkenal itu? Yuk simak aja ulasan Hipwee Travel dari Ternate, Maluku Utara.

Terletak di pulau Ternate bagian utara, pantai Sulamadaha relatif mudah dijangkau dari kota Ternate. Cuma butuh 30 menit perjalanan saja

Pantai Sulamadaha relatif mudah dijangkau dengan kendaraan pribadi. Lokasinya berada di pulau Ternate bagian utara. Karena pulau ini cukup kecil dan jalan utamanya melingkari pulau, jadi mudah sekali untuk menemukan destinasi wisata di sana. Sesampai di Sulamadaha, kamu akan disambut oleh kios-kios penjual makanan dan souvenir. Tampak sebuah pantai berbentuk U dengan pasir kehitaman yang indah. Pulau Hiri tampak di seberang sana. Pantai ini sudah sangat terkenal baik oleh turis lokal maupun mancanegara.

Sebenarnya keindahan utama Sulamadaha bukanlah terletak di pantainya, melainkan di sebuah teluk kecil yang seakan menciptakan laguna yang sangat jernih seperti kaca

Jangan duduk lama-lama di pantai Sulamadaha karena pesona sesungguhnya sedikit tersembunyi. Ada sebuah teluk yang bisa ditempuh sekitar 10 menit berjalan kaki. Namanya teluk Saomadaha yang bentuknya sekilas mirip laguna padahal pantai. Jalanan yang naik turun dengan batuan yang cukup terjal harus kamu lewati untuk mencapai ‘laguna’ ini. Di tepinya terlihat beberapa kios yang menjual makanan dan minuman serta menyewakan kapal dan termasuk peralatan snorkeling. Yap, di pantai yang bentuknya seperti danau di tengah hutan ini, kamu bisa snorkeling sepuasnya. Air lautnya sangat jernih sehingga bawah lautnya begitu terlihat jelas. Indah sekali, bagai cuilan surga yang diturunkan di bumi. Keindahannya mirip danau Labuan Cermin di Kalimantan.

Saking jernihnya, kamu bakal bahagia deh melihat kapal seolah melayang di Saomadaha. Begini nih definisi traveling yang menyenangkan

Di teluk ini, air laut tampak begitu tenang, berwarna biru, jernih dan seolah transparan. Nggak heran kalau kapal-kapal yang tertambat di sana seakan melayang. Biru dan bening banget soalnya. Beneran deh, kalau lihat sendiri bakal betah di sana dan nggak mau pulang

Varian Terbaru Donat Indomie Rasa Keju Cheddar, Mari Test Rasanya

Produsen donat Indomie Xcoffee di Jakarta kini merilis varian rasa terbarunya. Setelah sebelumnya hanya memproduksi rasa original, kedai milik Carina Lukito yang berlokasi di Hotel Neo Tendean, Tendean, Jakarta Selatan, itu siap menyediakan donat ber-topping keju cheddar.

Varian tersebut muncul sehari setelah Carina merilis donat Indomie original pertamanya, Kamis, 24 Mei lalu. “Tadinya mau menambahkan keju mozzarella, tapi kalau mozzarella takut menggempal setelah dingin,” ujar Carina saat ditemui di kafenya,

Keju cheddar fungsinya sama dengan mozzarella, yakni membuat makanan memiliki tekstur yang lebih creamy. Lantas, bagaimana rasanya bila ditambahkan sebagai topping utama donat Indomie?

Tempo menjajal donat Indomie varian keju cheddar langsung di dapur Xcoffee sambil mengamati cara memasaknya. Setelah menunggu lebih-kurang 15 menit, sang pemilik, Carina, menghidangkannya lengkap dengan bungkus mi instan yang telah dipotong sebagian. Ia menyajikan di atas telenan berbentuk persegi panjang.

Donat Indomie itu tampak hangat, baru saja keluar dari penggorengan. Bagian luarnya terlihat sangat krispy dengan balutan tepung roti yang digoreng sampai garing. Warnanya kuning keemasan dan matang rata di seluruh bagian.

Pada permukaan atasnya, diberi tambahan keju cheddar berbentuk persegi. Keju itu telah menempel lekat. Saat donat dibelah dengan tangan, keju turut tersobek dan tetap lengket di bagian permukaan tepung.

Adapun mi di dalam donat yang telah dibalut dengan tepung itu tampak matang dan berwarna kecokelatan. Ini karena mi sebelumnya direbus lebih dulu dan dicampuri bebumbuan seperti kecap dan racikan rahasia lainnya.

Saat masuk mulut, untuk pertama kali, donat Indomie itu terasa seperti nugget. Hanya, teksturnya sangat lembut. Sedangkan rasa asli bumbu Indomie justru tipis terasa lantaran digantikan oleh racikan bumbu-bumbu olahan kafe. Pada bagian akhir, tertinggal rasa manis.

Donat keju cheddar ini menjadi menu yang belakangan banyak dipesan oleh konsumen. Sehari, Carina bisa menjual lebih dari 300 buah. Sedangkan harga per donat keju cheddar dibanderol Rp 18 ribu. Lebih mahal Rp 2.000 dari donat mi original.