Cara Halau Panas Dalam Saat Puasa

Tidak makan dan minum selama puasa membuat tubuh kita menjadi rentan terkena panas dalam. Setidaknya bibir pecah-pecah pasti pernah kita rasakan di kala berpuasa.

Bagaimana caranya menghalau panas dalam agar puasa kita tetap lancar? dr L. Aswin Pramono, SpPD dari Rumah Sakit St. Carolus membagikan tipsnya.

“Panas dalam merupakan kondisi tubuh yang menggambarkan tubuh kekurangan cairan. Maka yang paling penting kita harus minum cairan dua liter sehari, itu minimal banget,” ujarnya.

Selain cairan biasa (air putih), dr Aswin juga menyebutkan bahwa cairan yang mengandung elektrolit dan mineral juga baik untuk tubuh, karena tubuh memerlukan keduanya untuk menjaga hidrasi.

“Pertama paling penting kekurangan minum menyebabkan panas dalam. Kekurangan elektrolit juga (bisa menyebabkan panas dalam)… Kita harus minum cukup dan minum air yang mengandung mineral cukup,” sarannya.

Jika kita disiplin dalam memenuhi asupan cairan pada saat sahur dan berbuka puasa, maka cairan akan bekerja pada semua organ tubuh dan sel yang membuat fungsinya tidak terganggu atau dapat menyebabkan panas dalam.

Agar terpenuhinya cairan tubuh dan terjaga hidrasi, maka minumlah 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 4 gelas di malam hari.

News Reporter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *