Daerah Industri Wijayakusuma Bersiap di Batang Jawa Tengah

Salah satu BUMN yang bergerak di bidang pengembangan kawasan industri, PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) Persero bersiap mulai melakukan ekspansi ke wilayah lain di Jawa Tengah. Perseroan membidik daerah baru yang potensial dijadikan kawasan industri. “Kami akan lakukan ekspasi di Jawa Tengah. Prioritas kami pertama ada di Batang,” ujar Komisaris Utama PT KIW Ihwan Sudrajat, di sela peresmian water treatment plant (WTP) Tirta Wijayakusuma di kawasan KIW di Kota Semarang.
Kabupaten Batang dipilih untuk pengembangan industri karena dinilai tumbuh menjanjikan. Pembangunan kawasan industri di era modern juga tidak harus dekat dengan pelabuhan. Di Batang, akses kawasan kian mudah karena wilayah itu juga dilewati jalan Tol Trans Jawa. “Sekarang kalau bangun kawasan tidak perlu ada akses dekat pelabuhan,” katanya. Untuk mempersiapkan ekspansi bisnis itu, PT KIW menambah portofolio dengan membentuk anak perusahan. Anak perushaaan itu yang nantinya mengurus pengembangan industri baru di daerah.

Direktur Utama PT KIW Rachmadi Nugroho mengatakan, strategi itu dipilih karena ingin perseroan lincah di pasar serta mampu menangkap peluang bisnis. “Kami kembangkan kawasan baru di Jateng, kerjasama dengan pihak lainnya. Kita ingin menjadi lebih seksi menjadi pengembang kawasan ke depan,” ujarnya. PT KIW sendiri saat ini masih fokus sebagai pengembang kawasan. Dalam kerjanya, perseroan melakukan penjualan kapling tanah industri siap bangun, persewan bangunan gudang dan persewaan Bangunan Pabrik Siap Pakai (BPSP). Di kawasan, PT KIW mengurus 70 hingga 80 perusahaan baik naisonal maupun mancanegara. Ke depan, perseroan menargetkan untuk memulai merambah bidang properti dan jasa.

Travelling Menikmati Bunga Celoslia di Pesisir Pantai Gunungkidul

Wisatawan yang berkunjung ke kawasan pantai di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta, akan menemukan hamparan kebun bunga yang cukup indah. Lokasinya di sebelah timur Pantai Kukup, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari. Banyak pengunjung yang memanfaatkan bunga untuk berswafoto. Cukup mudah menemukan hamparan ribuan bunga Celoslia yang tertanam rapi dan berwarna-warni. Pengunjung yang sudah berkunjung ke Pantai Baron, dan Kukup, yang akan menuju ke pantai sebelah timur, sebelah kanan jalan sudah terlihat hamparan bunga.
Dalam beberapa pekan terakhir, tumbuhan bunga ini sudah menjadi viral di media sosial. Bagi pengunjung yang ingin merasakan sensasi berada di tengah kebun bunga, tak perlu khawatir karena pemiliknya sudah menyediakan jalan kecil, sehingga tidak merusak tanaman. Dengan harga tiket cukup murah sebesar Rp 5.000 bisa berfoto dan menikmati keindahan bunga celosia, sebelum melanjutkan kembali perjalanan.

Pemilik kebun Eko Hardiyanto warga Padukuhan Ngasem, Desa Kemadang, Kecamatan Tanjungsari, menyampaikan awalnya dirinya membuat kebun bunga matahari, namun bunganya kurang berkembang dengan baik. Lalu Eko mencari informasi tentang bunga yang bisa ditanam daerah minim air. Setelah berbekal pencarian di internet akhirnya pilihan pada bunga Celoslia. “Kurang lebih ada 6.000-an batang bunga Celoslia,” katanya saat dihubungi
Eko mengatakan, untuk bunganya akan bertahan selama 2 bulan ke depan. Sehingga saat musim libur lebaran bisa dipastikan wisatawan bisa menikmati bunga yang didominasi warna merah dan kuning. “Insya Allah masih bisa bertahan 2 bulan lagi,” katanya. Salah seorang wisatawan asal Yogyakarta, Pranowo mengatakan, kedatangannya ke kebun bunga tidak direncanakan. Saat hendak dalam perjalanan menuju pantai, dari kejauhan ia melihat hamparan bunga berwarna-warni yang langsung menarik perhatiannya. Tanpa berpikir panjang, ia kemudian mengikuti arah dari taman bunga tersebut dan kemudian berhenti. “Sebenarnya saya mau ke pantai, tapi saya lihat ada bunga indah sekali dan mampir dulu,” katanya.

Sajian Buka Puasa Favorit di Aceh Barat Kelapa Bakar

Kelapa muda bakar menjadi salah satu menu buka puasa favorit saat Ramadan di Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh.

Syahbanda, 42 tahun, pedagang kelapa bakar di Meulaboh, mengatakan, selama Ramadan 1439 Hijriah/2018 Masehi, permintaan akan kelapa muda bakar termasuk lumayan banyak dibanding bulan puasa tahun lalu.

“Tahun lalu tidak begitu banyak. Bulan puasa tahun ini lumayanlah. Mungkin karena kondisi hujan, sehingga kelapa muda bakar ini menjadi pilihan masyarakat untuk berbuka,” ujarnya di lokasi penjualan, Desa Langung, Kecamatan Meureubo,

Produsen kelapa muda bakar ini berasal dari seputaran Kecamatan Meureubo. Selain rasanya yang berbeda dari kelapa muda alami, kelapa bakar disebut-sebut memiliki banyak khasiat untuk kesehatan tubuh.

Pada bulan puasa tahun ini, harga yang ditawarkan masih seperti tahun lalu, yakni Rp 6.000 per buah atau ada dalam ukuran batok kecil seharga Rp 7.000 per ikat (dua buah). Warna batok kelapa ini sudah berubah kuning bercampur ungu muda.

Kelapa bakar ini menggunakan bahan baku kelapa muda. Kelapa tersebut ditimbun dengan pasir dan dibakar dalam tumpukan kayu di pinggir pantai menjelang pagi. Setelah hangus, kulit kelapa dikupas satu per satu di laut.

“Cara pembuatannya memang seperti itu, di pinggir pantai. Dikupasnya di air laut untuk memudahkan pengupasan kulit yang sudah hangus. Air laut juga bisa mempengaruhi rasa kelapa bakar agar lebih nikmat,” tuturnya.

Kelapa muda bakar khas pada bulan puasa itu dapat diperoleh di sepanjang jalan nasional Meulaboh-Nagan Raya, tepatnya di Kecamatan Meureubo.

Meskipun proses pembuatannya sedikit susah dan memakan waktu cukup lama, masyarakat setempat mempertahankan pembuatan kelapa muda bakar. Mereka berusaha kuliner khas itu tetap tersedia sebagai menu buka puasa selama Ramadan.

Hati-Hati! Agen Properti Bisa Kena Denda Rp10 M atau Penjara 4 Tahun Jika…

Broker atau agen properti sebagai perusahaan perantara perdagangan properti, wajib punya Surat Izin Usaha Perusahaan Perantara Perdagangan Properti (SIU-P4) sesuai Permendag Nomor 51/M-DAG/PER/7/2017. Broker yang tidak mematuhi aturan tersebut bisa kena sanksi pidana penjara maksimal empat tahun atau denda Rp10 miliar. Dasar hukum sanksi tersebut adalah pasal 106 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2014 tentang perdagangan. Jadi, semua kantor agen properti harus mengikuti atau menaati ketentuan tersebut.

Hal tersebut disepakati dalam nota kesepahaman yang ditandatangani antara PT Bank China Construction Tbk (CCB Indonesia) dan DPP Asosiasi Real Estate Boker Indonesia (AREBI). Penegakan dan penerapan aturan, serta kode etik dalam bisnis jasa pemasaran properti sebagaimana konten Permendag tersebut di atas memang sedang digalakkan oleh AREBI.

nandatanganan nota kesepahaman antara kedua pihak itu diwakili oleh Consumer Asset Division Head CCB Indonesia, Chandra Bachtiar, dan Ketua Umum DPP AREBI, Hartono Sarwono di Equity Tower, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta,

ada dua poin utama dalam nota kesepahaman tersebut:

Kesatu, bekerja sama dengan kantor-kantor agen properti yang telah menjadi anggota AREBI di Indonesia dan telah memiliki SIU-P4.

Kedua, bekerja sama dengan agen properti berkompetensi yang dibuktikan dengan Sertifikat Uji Kompetensi dari Lembaga Sertifikasi Profesi Broker Properti Indonesia (LSPBPI).

“Kami (AREBI dan CCB Indonesia) sepakat bahwa dalam pemberian fasilitas pembiayaan KPR, dapat memprioritaskan agen properti yang berizin dan berlisensi sesuai ketentuan yang diatur di atas. Yang tidak berizin atau berlisensi, tidak akan mendapat privilege sama dengan yang berizin dan berlisensi,” kata Hartono.

Dalam pandangan Hartono, pertumbuhan jumlah agen properti di Indonesia dari tahun ke tahun terus naik, sehingga diperlukan pengaturan secara baik dan tepat agar profesi ini dapat dikelola secara profesional dan bertanggung jawab atas setiap transaksi yang dilakukan.

Melihat Inspirasi Busana Muslim untuk Ramadan dari 5 Desainer Indonesia

Menyambut bulan Ramadan, berbagai persiapan tentu telah Anda lakukan, mulai dari menu makanan untuk berbuka dan sahur, hal lainnya yang tidak kalah penting adalah busana Ramadan dan Lebaran.

elihat hal ini, pusat perbelanjaan Plaza Indonesia menghadirkan inspirasi busana Ramadan dari lima desainer kenamaan Indonesia yaitu Itang Yunasz, Iwan Tirta Private Collection, Ikat Indonesia by Didiet Maulana, Happa by Mel Ahyar, dan Ghea Indonesia by Ghea Panggabean. Lewat koleksinya para desainer memberikan inspirasi busana yang dapat digunakan berbuka puasa bersama dan bersilaturahmi di hari Lebaran.

“Bagi umat muslim ramadan adalah bulan yang sangat spesial, oleh karena itu Plaza Indonesia tentu juga ingin menjadi bagian dari setiap momen spesial ini. Seluruh program Ramadhan di Plaza Indonesia dapat dinikmati oleh semuanya mulai dari kuliner, aktivitas religi, hingga rangkaian peragaan busana bertajuk Ramdan in Style,” kata Zamri Mamat General Manager Marketing Plaza Indonesia saat konferensi pers di Plaza Indonesia, Senin (21/5/2018).

Para desainer dan brand ini akan mempertunjukan koleksi modest wear terbaru dan karya-karya ekslusif untuk ramadan dalam sebuah fashion show yang akan berlangsung dari tanggal 21 – 25 Mei 2018 bertempat di La Moda Cafe. Plaza Indonesia.

“Pagelaran fashion show modest wear dengan tema Ramadhan ln Style dimana Plaza Indonesia berkolaborasi dengan 5 fashion designer untuk menghadirkan tren terbaru dari busana muslim, namun yang arahnya lebih ke modest fashion. Sebuah koleksi pakaian sopan dan berkarakter yang dapat digunakan sebagai busana ramadan untuk pergi ke masjid, pengajian, atau silaturahmi pada saat lebaran,” kata Ria Juwita Event & Promotions Senior Manager & Creative Services Plaza Indonesia.