Cara Halau Panas Dalam Saat Puasa

Tidak makan dan minum selama puasa membuat tubuh kita menjadi rentan terkena panas dalam. Setidaknya bibir pecah-pecah pasti pernah kita rasakan di kala berpuasa.

Bagaimana caranya menghalau panas dalam agar puasa kita tetap lancar? dr L. Aswin Pramono, SpPD dari Rumah Sakit St. Carolus membagikan tipsnya.

“Panas dalam merupakan kondisi tubuh yang menggambarkan tubuh kekurangan cairan. Maka yang paling penting kita harus minum cairan dua liter sehari, itu minimal banget,” ujarnya.

Selain cairan biasa (air putih), dr Aswin juga menyebutkan bahwa cairan yang mengandung elektrolit dan mineral juga baik untuk tubuh, karena tubuh memerlukan keduanya untuk menjaga hidrasi.

“Pertama paling penting kekurangan minum menyebabkan panas dalam. Kekurangan elektrolit juga (bisa menyebabkan panas dalam)… Kita harus minum cukup dan minum air yang mengandung mineral cukup,” sarannya.

Jika kita disiplin dalam memenuhi asupan cairan pada saat sahur dan berbuka puasa, maka cairan akan bekerja pada semua organ tubuh dan sel yang membuat fungsinya tidak terganggu atau dapat menyebabkan panas dalam.

Agar terpenuhinya cairan tubuh dan terjaga hidrasi, maka minumlah 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 4 gelas di malam hari.

Tren Fashion Kekinian yang Nggak Banget Kalau Kamu Ikuti

Gaya orang dalam berpakaian sebenarnya hak masing-masing individu. Mau bergaya feminim, edgy, quirky, atau cuek semuanya terserah kamu. Namun, tetap saja ada berbagai etika yang sebaiknya kamu turuti ketika tidak mau dicap tidak sopan oleh orang-orang di sekitar. Mungkin bagi kamu memang nyaman-nyaman saja berpakaian seperti yang diinginkan, tapi berikut terdapat beberapa peraturan fashion yang perlu dihindari ketika kamu berpakaian.

1. Memadukan Kaos Kaki dan Sandal Beralas Datar

Secara estetika, memadukan kaos kaki dan sandal beralas datar itu BIG NO NO. Menggunakan sandal teplek dengan kaos kaki akan membuatmu terlihat seperti bapak-bapak. Jika kamu memang ingin terlihat edgy, padukan kaos kaki dengan sandal yang berhak tinggi, seperti tren sandal hak tinggi dengan kaos kaki yang sekarang kerap digunakan oleh selebriti Hollywood. Hal itu pun dengan catatan gunakan kaos kaki yang tipis dan tidak terbuat dari bahan tebal berwarna-warni, ya.

2. Menggunakan Merek KW

Sebaiknya kamu menjauhi barang-barang bermerek KW alias palsu. Memakai merek KW tidak akan membuatmu terlihat keren, malah akan mempermalukan diri sendiri jika sampai ketahuan orang lain, daripada memaksakan diri ingin terlihat menggunakan barang-barang bermerek tapi sebenarnya KW, lebih baik kamu menggunakan barang-barang dari produksi lokal namun original dan asli.

3. Riasan Terlalu Tebal

Iklim tropis Indonesia sama sekali tidak mendukungmu memakai riasan yang terlalu tebal. Ketika udara sedang panas, riasan wajahmu akan meleleh dan langsung berubah warna menjadi abu-abu. Menggunakan riasan tebal juga akan membuat wajahmu terlihat lebih tua dan seperti memakai topeng. Salah satu cara agar riasan tidak terlalu tebal adalah mengganti pemakaian foundation dengan BB cream yang kandungannya lebih ringan untuk pemakaian sehari-hari. Batasi penggunaan foundation pada acara-acara resmi.

4. Memakai Legging Sebagai Pengganti Celana

Legging atau tights tidak bisa menggantikan fungsi celana. Bahan yang tipis dan elastis akan membuat lekuk bokong kamu terlihat sangat jelas. Hal ini tentu akan memberikan pemandangan yang tidak terlalu enak dilihat. Jika kamu memang ingin memadukan legging atau tights dengan baju atasan, usahakan baju atasan yang kamu gunakan longgar dan memiliki panjang minimal setengah paha.

5. Memakai Pakaian Terbuka Namun Tidak Nyaman

Jika kamu tidak terlalu nyaman dan percaya diri saat mengenakan sesuatu, khususnya pakaian yang sedikit terbuka, sebaiknya kamu mencari outfit lain yang lebih nyaman digunakan. Tentu percuma kan kalau kamu memakai hot pants, namun sepanjang waktu bergerak tak nyaman untuk menutupi pahamu? Pakailah outfit yang membuat kamu nyaman saat mengenakannya. Apalagi jika dikenakan di cuaca dingin, memilih pakaian juga sebaiknya disesuaikan dengan kondisi lingkungan. Asal nyaman dikenakan, dan masih pantas dilihat, ya fine fine aja kan?

Beragam Kuliner Datang Lagi. Bakso Hamil dan Bakso Beranak Lagi Heboh di Banyuwangi!

angsa Indonesia tak pernah lelah dalam menghasilkan kuliner yang menggoyang lidah. Tidak cuma itu aja, kreativitas masyarakat Indonesia dalam menciptakan kuliner unik juga tiada duanya. Macam-macam olahan makanan yang enak dan aneh tak henti-hentinya ditawarkan. Lama-lama orang Indonesia bisa pada kegemukan kalau makanannya enak terus. Hehehe.

Salah satu kuliner favorit kita semua adalah bakso. Selain harganya murah, rasanya juga juara. Nah, kamu sering dengar ‘kan bakso-bakso yang bentuknya super besar. Namanya juga macam-macam, dari Bakso Granat, Bakso Klenger hingga Bakso Astaghfirulloh! Edan bener nih pada bikin baksonya. Tapi nggak ada sih yang bisa ngalahin bakso yang satu ini. Antara kaget dan pengen ketawa, yuk kita cicipin ‘Bakso Hamil’ dan ‘Bakso Beranak’ ini!

Jaman sekarang memang ukuran bakso makin nggak manusiawi ya. Sudah seukuran kepala bayi aja dirasa kurang besar. Nah, di Banyuwangi lagi rame Bakso Hamil dan Bakso Beranak. Halooo, yang ngawinin siapa ya kok bisa hamil?

Jadi begini, kenapa namanya Bakso Hamil karena baksonya berukuran super jumbo, yakni beratnya mencapai 2 kg! Mampus bisa meledak tuh perut. Tapi tenang, porsinya bisa buat banyak orang kok. Bisa buat 15 orang kalau ukuran yang terbesar. Mantep kalau dimakan rame-rame bareng keluarga atau temen. Kalau Bakso Beranak nggak segede Bakso Hamil. Cuma setengah kilogram aja beratnya. Tapi keunikannya ada bakso-bakso kecil dan telur ayam yang berada dalam satu bakso gede. Lucu kan, ada 7 anak bakso di sana. Kocak sih ini~

Menabung Yang Tepat Agar Kebeli Rumah

Gak ada yang menyangkal bahwa punya rumah itu penting! Tapi, kadang untuk mewujudkannya gak semudah kita membeli barang yang lainnya. Dibutuhkan uang ratusan juta bahkan miliaran rupiah untuk membeli sebuah hunian. Apa solusinya? Menabung! Ya benar sekali. Tapi, rajin menabung saja gak cukup. Pasalnya, laju tabungan kita gak sebanding dengan lajunya kenaikan harga-harga, ada faktor inflasi dan laju kenaikan gaji yang gak sejalan.

Selain menabung, diperlukan upaya yang lain, yakni investasi. Dengan berinvestasi, apa pun tujuan keuangan kamu, sebut aja punya rumah, bisa dicapai. Begitulah yang disampaikan konsultan keuangan dari Schroders Indonesia, Adrian Maulana, di acara yang digelar Rumah123, di Gedung 88, Kota Kasablanka, Jakarta.

Menurut Adrian, dengan menyisihkan 10 persen aja dari gaji setiap bulan, sebenarnya kamu sudah bisa berinvestasi di reksa dana. Sebenarnya Adrian menyarankan 20 persen dari gaji itu untuk pos dana darurat, investasi, dan asuransi. Dengan berinvestasi, kamu akan bisa mencapai dana yang dibutuhkan untuk punya rumah atau sekadar dana untuk uang muka (DP)-nya aja.

Masalahnya, untuk meyisihkan 10 persen penghasilan itu gak mudah. Alasannya, banyak kebutuhan yang harus dipenuhi. Ada cara yang bisa memudahkannya, yakni dengan debet otomatis sejumlah dana yang ingin kamu investasikan. Cara ini efektif bagi kamu yang bekerja sebagai karyawan atau pegawai. Kalau buat kamu yang berprofesi sebagai wirausaha, segera sisihkan 10-15 persen setiap penghasilan yang kamu dapat. Emang butuh komitmen yang tinggi sih untuk bisa melaksanakan hal ini. Pasalnya, gak ‘dipaksa’ sistem komputer untuk mendebetnya.

Saran Adrian untuk berinvestasi reksa dana juga disarankan oleh perencana keuangan Prita Hapsari Ghozie, di Harian Kompas, Menurut Prita yang sangat menyukai produk keuangan reksa dana ini, berbagai reksa dana dapat dicocokkan dengan tujuan keuangan kita. Produk reksa dana dijual dengan harga terjangkau, mulai dari Rp100.000. Pembelian bisa dilakukan melalui jalur konvensional, yaitu bank ataupun perusahaan manajemen investasi (semisal Schroders Indonesia, tempat Adrian Maulana bekerja), ataupun secara digital.

Penyesuain jenis reksa dana, mulai dari pasar uang hingga saham, harus dilakukan dengan faktor profil risiko dan jangka waktu lamanya investasi, sehingga tujuan keuangan kamu bisa tercapai. Dalam hal ini dibutuhkan konsultan atau perencana keuangan semacam Adrian atau Prita.

Selain investasi reksa dana, Prita menyarankan 4 alternatif jenis investasi yang lain, yakni

Logam Mulia (LM)

Investasi LM lebih terstandardisasi untuk kebutuhan investasi ketimbang emas perhiasan atau berlian. harga LM mengalami kenaikan 7,36 persen. Tapi, Prita gak menyarankan LM untuk investasi jangka pendek karena memiliki risiko fluktuasi harga. LM bisa dialokasikan untuk dana darurat setelah kamu punya tabungan. Selain itu, LM juga juga cocok sebagai aset untuk bertahan melawan inflasi.

Saham

Investasi saham sangat cocok untuk tujuan keuangan jangka panjang (di atas 10 tahun). Pasalnya, bisa memberikan imbal balik yang lebih besar. Potensi keuntungan berinvestasi langsung pada saham bisa melebihi rata-rata tingkat inflasi. Mau contoh? Saham perusahaan Unilever bisa memberikan kenaikan total return 941 persen selama 10 tahun terakhir ini. Di periode yang sama, Indeks Harga Saham Gabungan mengalami kenaikan total 131 persen.

Meskipun imbal balik dari investasi saham itu lebih besar, tapi risikonya juga tinggi. Untuk itu, menurut Prita, kamu harus memahami terlebih dulu dan menyesuaikannya dengan profil risiko dan tujuan keuangan kamu. Salah memilih saham, kerugiannya bisa gak sedikit. Bahkan bisa bikin kamu jadi kapok berinvestasi. Saran dari Prita, kalau kamu ingin memilih invesatasi saham, maka pahami usaha yang dijalankan oleh emiten. Misalnya, kalau kamu suka belanja di supermarket, bisa kamu pilih saham perusahaan yang menjual produk rumah tangga.

Merintis Start-up

Memulai usaha rintisan atau start-up juga merupakan investasi. Modal awal yang kamu alokasikan, itu merupakan investasi. Bagusnya kamu punya usaha rintisan, kamu jadi bisa mengisi waktu senggang dengan kegiatan produktif. Tapi, pahami juga bahwa investasi pada bidang usaha itu berisiko paling gede dibandingkan dengan jenis investasi yang lainnya.
Peminjaman Uang Antarpihak atau Peer to Peer Landing

Kalau bikin usaha rintisan sendiri kamu rasakan ribet, alternatif lain yakni berinvestasi melalui platform peer to peer alias P2P. Kamu menempatkan sejumlah dana dengan harapan menerima imbal balik lebih besar daripada produk perbankan. Potensi pengembalian bisa aja bervariasi, tergantung dari usaha atau kegiatan apa yang kamu beri pendanaan. Begitu juga dengan durasi investasinya. Risiko investasi pada platform ini tentu aja lebih besar ketimbang risiko investasi di deposito misalnya.

Dengan memahami jenis-jenis investasi tersebut di atas, maka kamu bisa menentukan pilihan investasi yang tepat agar terkumpul dana buat beli rumah. Jangan lupa, bahwa berapa pun gaji kamu, sedikit atau banyak, semua orang pada dasarnya bisa berinvestasi, asalkan mau (ada niat kuat).

Inspirasi Fashion Hijab Persegi untuk Berbuka Bersama

Sejak awal Ramadan, Anda mungkin sudah menerima beberapa undangan buka bersama. Jika iya, maka Anda tidak sendiri karena banyak orang sudah memusingkannya.

Pertama karena jadwal buka bersama terkadang berbentrokan. Kedua, mungkin Anda juga bingung pakaian yang harus dipakai.

Masa iya mau pakai pakaian yang sama? Namun sebenarnya dari satu pakaian dan hijab, Anda bisa memiliki beberapa gaya, lho. Tidak percaya? Simak tutorial hijab untuk buka bersama Ramadan berikut ini.